Minggu 11 Β· Pertemuan Teori

10Human Resource Management

Mengelola SDM UMKM dengan Payroll Indonesia di Odoo 19

Sistem Informasi Enterprise β€” ERP Odoo 19.0
dengan Real UMKM Partner Program

Agenda Hari Ini

1. Pre-Test: Tantangan Payroll UMKM 10 min
2. Employee Lifecycle & PKWT vs PKWTT 15 min
3. Employee Management & Contracts 10 min
4. Attendance & Leave Management 15 min
5. Payroll Indonesia: BPJS + PPh 21 35 min
6. Employee Portal & Studi Kasus 15 min
7. Rangkuman + Preview Lab 10 min

πŸ€” Mari Uji
Pemahaman Awal!

4 pertanyaan refleksi β€” bukan dinilai.
Diskusikan dengan teman sebangku selama 1 menit per soal.

Aktivitas pre-reading mencakup hitung manual BPJS + PTKP. Jika sudah dikerjakan, soal-soal ini akan terasa familiar!

Pre-Test Β· Soal 1

Apa perbedaan kontrak PKWT dan PKWTT?

Berikan 2 implikasi perbedaannya terhadap hak karyawan β€” misalnya: cuti, BPJS, pesangon.

πŸ’¬ Diskusikan 1 menit β€” Pikirkan: jika Anda memiliki UMKM, kapan Anda menggunakan PKWT vs PKWTT?

Pre-Test Β· Soal 2

Hitung Total Potongan BPJS

Karyawan: gaji Rp 5 juta, BPJS Kesehatan employee 1%, JHT 2%, JP 1%.
Berapa total potongan BPJS per bulan dari gaji karyawan tersebut?

πŸ’¬ Diskusikan 1 menit β€” Apakah ada komponen BPJS yang 100% ditanggung employer?

Pre-Test Β· Soal 3

Apa itu PTKP?

Mengapa PTKP karyawan lajang berbeda dengan karyawan yang menikah dan punya 2 anak tanggungan?

πŸ’¬ Diskusikan 1 menit β€” Siapa yang PPh 21-nya lebih besar: lajang atau K/2 dengan gaji sama? Mengapa?

Pre-Test Β· Soal 4

3 Risiko Tanpa Slip Gaji

UMKM mitra Anda tidak pernah memberikan slip gaji. Apa 3 risiko β€” dari sisi legal, keuangan, dan manajemen SDM?

πŸ’¬ Diskusikan 1 menit β€” Bagaimana karyawan membuktikan penghasilan untuk pinjaman bank tanpa slip gaji?

Tujuan Pembelajaran

🧠 LO 10.1

Menjelaskan employee lifecycle dalam ERP dan mengkonfigurasi struktur organisasi (departemen, jabatan, kontrak)

πŸ”§ LO 10.2

Membuat dan mengelola employee records lengkap termasuk kontrak PKWT/PKWTT dan dokumen legal

πŸ”§ LO 10.3

Mengkonfigurasi sistem kehadiran dan cuti sesuai UU Ketenagakerjaan Indonesia

πŸ”§ LO 10.4

Menghitung komponen gaji UMKM β€” BPJS Kesehatan, BPJS TK, PPh 21 β€” dan memproses payslip di Odoo

πŸ” LO 10.5

Memverifikasi integrasi payroll β†’ Accounting: journal entries gaji, BPJS employer, PPh 21

πŸ”§ LO 10.6

Mengkonfigurasi employee portal untuk akses mandiri payslip, cuti, dan expense

Peta Konsep Bab 10

Recruitment→Onboarding→Operations→Development→Payroll→Offboarding

Employee Data
Departments Β· Jobs Β· Contracts Β· Private Info

Daily Ops
Attendance Β· Leave Β· Expense

Payroll
BPJS Β· PPh 21 Β· Payslip Β· Journal

Employee Portal β€” Karyawan akses mandiri: payslip, cuti, expense | Accounting Integration β€” Journal entries otomatis

Koneksi Antar Bab

Bab 4
Master Data
β†’ Employee sbg master data

β†’

Bab 10
HR Management
Employee Β· Leave Β· Payroll

β†’

Bab 12
Integration
β†’ HR data dlm laporan

↔ Bab 8 (Accounting): Payroll β†’ Journal Entries (Biaya Gaji, Utang BPJS, Utang PPh 21)

↔ Bab 9 (Manufacturing): Labor cost dari Work Centers terkait HR module

Section 10.1

Employee Lifecycle
dalam ERP

Dari onboarding hingga payroll terintegrasi

10.1

Employee Lifecycle β€” 6 Fase

1. Recruitment→2. Onboarding→3. Daily Ops→4. Development→5. Payroll→6. Offboarding

Fokus Bab 10: Fase 2 (Onboarding) + Fase 3 (Daily Operations) + Fase 5 (Payroll) β€” tiga fase paling relevan untuk implementasi awal UMKM

Employees
Core module β€” records, org structure

Attendances + Time Off
Check-in, leave, overtime

Payroll
Salary rules, payslip, accounting

Tantangan HRM UMKM Indonesia

TantanganDetail
Regulasi kompleksBPJS Kes + TK + PPh 21 + Biaya Jabatan + PTKP + UMR β€” semua berbeda per karyawan
Perubahan regulerTarif BPJS, PTKP, UMR diupdate pemerintah setiap tahun
Mix kontrakPKWT (kontrak) dan PKWTT (tetap) β€” hak berbeda
Manual attendanceBuku absen fisik β†’ sulit di-audit, rawan manipulasi
Slip gaji tidak standarKaryawan tidak tahu komponen potongan
Cuti tidak tertrackSaldo cuti tidak tercatat β†’ dispute

"Bu Rina menghabiskan 3 hari penuh setiap bulan menghitung gaji 20 orang β€” manual, pakai kalkulator. Sering ada yang salah." β€” Moda Indah Fashion

PKWT vs PKWTT

AspekPKWT (Waktu Tertentu)PKWTT (Waktu Tidak Tertentu)
DurasiMax 5 tahun total (UU Cipta Kerja)Tidak terbatas (permanen)
Masa PercobaanTidak bolehMax 3 bulan
PesangonTidak berhak (saat habis wajar)Berhak jika di-PHK
Hak BPJSSamaSama
Cuti Tahunan12 hari (setelah 12 bulan)12 hari (setelah 12 bulan)
Konteks UMKMSales musiman, proyek terbatasPosisi inti berkelanjutan

πŸ“‹ Di Odoo: Employees β†’ Contract β†’ Contract Type: Fixed-term (PKWT) atau Permanent (PKWTT). Alert otomatis 30/60 hari sebelum PKWT expired.

Mini Quiz Β· 10.1

Karyawan PKWT kontraknya habis. Apa yang berlaku?

A. Wajib diberi pesangon sesuai UU
B. Tidak berhak pesangon (habis wajar)
C. Otomatis jadi PKWTT
D. Hak BPJSnya hangus

βœ… Jawaban: B β€” PKWT yang berakhir secara wajar (bukan diputus sepihak) tidak mewajibkan pesangon. Hak BPJS tetap terjaga, dan kontrak bisa diperpanjang jika belum mencapai batas 5 tahun.

Section 10.2

Employee
Management

Membangun database SDM yang lengkap dan akurat

10.2

Struktur Organisasi & Employee Data

Departments & Job Positions

  • Departments: Employees β†’ Configuration β†’ Departments
    Contoh: Sales, Operations, Finance, Warehouse
  • Job Positions: Role formal (Sales Associate, Store Manager)
  • Manager: Menentukan approval workflow cuti & expenses

Employee Master Data

  • Work Info: Position, Department, Manager, Working Hours
  • Private Info: NIK, NPWP, Status Kawin, Tanggungan β†’ kritis untuk PPh 21!
  • HR Settings: Attendance Method, Badge ID
  • Documents: KTP, NPWP, ijazah β†’ upload digital

Contract: Employees β†’ Contracts β†’ PKWT/PKWTT, Start/End Date, Salary, Working Schedule. Odoo simpan history kenaikan gaji β€” setiap update = kontrak baru (bukan overwrite).

πŸ’‘ Tip 10.1

Akurasi Data Karyawan = Fondasi Payroll

Satu karakter salah di PTKP status β†’ PPh 21 salah setiap bulan selama kontrak berlangsung.

Field KritisSiapa VerifikasiSumber Primer
Marital StatusHR + KaryawanKartu Keluarga
Dependent ChildrenHR + KaryawanKartu Keluarga
NPWPHR AdminKartu NPWP fisik
NIKHR AdminKTP

⚠️ Kasus Nyata: Moda Indah menemukan 5 karyawan PTKP-nya salah β€” koreksi menghasilkan selisih PPh 21 yang harus diselesaikan dengan DJP. Biaya administrasi koreksi jauh melebihi biaya verifikasi di awal.

Mini Quiz Β· 10.2

Mengapa field NPWP penting untuk akurasi payroll?

A. Menentukan jumlah cuti tahunan
B. Tanpa NPWP, tarif PPh 21 lebih tinggi 20%
C. Diperlukan untuk BPJS Kesehatan
D. Menentukan rate JKK

βœ… Jawaban: B β€” Karyawan tanpa NPWP dikenakan tarif PPh 21 20% lebih tinggi dari tarif normal. Selain itu, beberapa konfigurasi Odoo Indonesia memerlukan NPWP terisi agar formula PPh 21 aktif.

Section 10.3

Attendance
Management

Dari buku absen ke sistem digital

10.3

4 Metode Check-in/Check-out

1. Manual Entry (HR)

HR input manual. Cocok UMKM <5 karyawan atau sebagai override.

2. Self-Service (Web/Mobile)

Karyawan check-in via Odoo web/app. Perlu internet.

3. Kiosk Mode πŸ†

Tablet di pintu masuk β†’ tap badge/PIN. Odoo 19: face recognition (opsional). Ideal retail/manufaktur.

4. HR App (Mobile)

WFH/field β†’ check-in via HP. GPS location optional.

Overtime di Odoo 19: Duration-based work entries β€” jam aktual vs jam standar β†’ selisih = overtime. Rate konfigurasi: weekday 1.5Γ—, weekend 2Γ— sesuai UU Ketenagakerjaan.

Section 10.4

Leave Management β€” Cuti Sesuai UU

Tipe CutiKetentuan UUDibayar?
Cuti Tahunan12 hari kerja/tahun (setelah 12 bulan)Ya
Cuti SakitTidak dibatasi (surat dokter)Ya (bertahap)
Cuti Melahirkan3 bulan (1.5 pra + 1.5 pasca)Ya
Cuti Haid2 hari/bulan (kondisi tertentu)Ya
Tidak DibayarPersetujuan manager + HRTidak

Allocation: Fixed (12 hari di 1 Jan) atau Accrual (1 hari/bulan otomatis)

Workflow: Employee Submit β†’ Manager Approve/Refuse β†’ Balance Update otomatis

Public Holidays: Odoo 19 β†’ Time Off β†’ Configuration β†’ Import hari libur nasional Indonesia (16–18 hari/tahun + cuti bersama)

πŸ’‘ Tip 10.3

Leave Allocation: Kerjakan 1 Januari

Jika karyawan ajukan cuti sebelum allocation dibuat β†’ ditolak sistem β†’ kebingungan.

Prosedur Tahunan

31 Des: Verifikasi daftar aktif→1 Jan: Mass Allocation→2 Jan: Konfirmasi saldo

Karyawan baru di tengah tahun? Fixed Allocation β†’ proporsional manual. Accrual Plan β†’ otomatis 1 hari/bulan dari tanggal join. Ingat: hak cuti baru muncul setelah 12 bulan kerja (UU 13/2003).

Mini Quiz Β· 10.3–10.4

Karyawan ambil 5 hari Cuti Tidak Dibayar (25 hari kerja). Gaji Rp 6 juta. Berapa potongan?

A. Rp 600.000
B. Rp 1.000.000
C. Rp 1.200.000
D. Tidak ada potongan

βœ… Jawaban: C β€” Gaji harian = 6.000.000 Γ· 25 = Rp 240.000. Potongan 5 hari = 5 Γ— 240.000 = Rp 1.200.000. Cuti Tidak Dibayar β‰  Cuti Tahunan β†’ saldo cuti tahunan tidak berkurang.

Section 10.5

Expense Management

Expense Categories

  • Transport Darat & Tiket Pesawat
  • Hotel & Akomodasi
  • Makan & Representasi
  • Telekomunikasi

Setiap kategori β†’ expense account di CoA

Workflow

1. Create Expense + attach bukti 2. Gabung ke Expense Report 3. Submit β†’ Manager Approve 4. Post β†’ Journal Entry otomatis 5. Reimburse via bank/payslip
Section 10.6 β€” Inti Bab

Payroll
Indonesia

BPJS, PPh 21, dan Slip Gaji Sesuai Regulasi

10.6

Struktur Gaji UMKM Indonesia

βŠ• Pendapatan

  • Gaji Pokok (Base Salary)
  • Tunjangan Transport
  • Tunjangan Makan
  • Tunjangan Jabatan (jika ada)
  • Overtime Pay (jika ada)

= Gross Income

βŠ– Potongan

  • BPJS Kesehatan (Employee 1%)
  • BPJS JHT (Employee 2%)
  • BPJS JP (Employee 1%)
  • PPh 21 (Withholding Tax)
  • Potongan absensi (jika ada)

= Take-Home Pay

Di Odoo: Payroll β†’ Configuration β†’ Salary Structures β†’ buat "Gaji Karyawan UMKM Indonesia" β†’ setiap komponen = 1 Salary Rule

BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan

ProgramEmployeeEmployerDasar Iuran
BPJS Kesehatan1%4%Gaji + Tunjangan Tetap
BPJS Ketenagakerjaan:
JKK (Kecelakaan Kerja)0%0,24%*Gaji Pokok
JKM (Kematian)0%0,30%Gaji Pokok
JHT (Hari Tua)2%3,70%Gaji Pokok
JP (Pensiun)1%2%Gaji Pokok

*JKK rate tergantung risiko industri: retail 0,24%, manufaktur bisa lebih tinggi. Tarif per Feb 2026.

⚠️ Total BPJS Employer β‰ˆ 10,24% dari gaji β€” biaya tersembunyi yang sering tidak dianggarkan owner UMKM! Harus masuk ke pricing.

JHT vs JP β€” Apa Bedanya?

JHT β€” Jaminan Hari Tua

  • Manfaat: Tabungan akumulatif β€” dicairkan sekaligus
  • Kapan cair: Resign, PHK, atau pensiun
  • Iuran: Employee 2% + Employer 3,7%

JP β€” Jaminan Pensiun

  • Manfaat: Tunjangan bulanan saat pensiun
  • Kapan cair: Usia 57+ tahun saja
  • Iuran: Employee 1% + Employer 2%

πŸ’‘ Analogi: JHT = celengan yang bisa dipecahkan. JP = uang pensiun bulanan seumur hidup setelah 57 tahun.

PPh 21: PTKP & Tarif Progresif

PTKP per Status (Feb 2026)

StatusPTKP/Tahun
TK/0 β€” LajangRp 54.000.000
K/0 β€” Kawin, 0 anakRp 58.500.000
K/1 β€” Kawin, 1 anakRp 63.000.000
K/2 β€” Kawin, 2 anakRp 67.500.000
K/3 β€” Kawin, 3 anakRp 72.000.000

Tarif Progresif PPh 21

PKP per TahunTarif
s.d. Rp 60 juta5%
60–250 juta15%
250–500 juta25%
500 juta–5 M30%
> 5 M35%

Biaya Jabatan: Pengurang 5% dari gross bruto, max Rp 500.000/bulan = Rp 6 juta/tahun. Tidak perlu bukti β€” standarisasi "pengurang hipotetis."

Contoh Perhitungan PPh 21

Profil: Karyawan A β€” Status K/1, Gaji Rp 5.000.000 + Tunj. Transport Rp 500.000 + Tunj. Makan Rp 500.000

LangkahNilai
(1) Gross Income Γ— 126.000.000 Γ— 12 = Rp 72.000.000
(2) Pengurang: BPJS Emp (JHT+JP) Γ— 12(100k+50k) Γ— 12 = Rp 1.800.000
(2) Pengurang: Biaya Jabatan 5% Γ— 72jtRp 3.600.000 (< cap 6jt βœ“)
(3) Neto = 72jt βˆ’ 1,8jt βˆ’ 3,6jtRp 66.600.000
(4) PTKP K/1Rp 63.000.000
(5) PKP = 66,6jt βˆ’ 63jtRp 3.600.000
(6) PPh 21/tahun = 5% Γ— 3,6jtRp 180.000
(7) PPh 21/bulanRp 15.000

THP = 6.000.000 βˆ’ 60.000 (BPJS Kes) βˆ’ 100.000 (JHT) βˆ’ 50.000 (JP) βˆ’ 15.000 (PPh 21) = Rp 5.775.000

Contoh 2: Pak Hendra (K/2)

Gaji Pokok: Rp 8.000.000 + Transport Rp 600.000 + Makan Rp 500.000 = Gross Rp 9.100.000

Potongan BPJS Employee

  • BPJS Kes 1%: Rp 91.000
  • JHT 2%: Rp 160.000
  • JP 1%: Rp 80.000
  • Total: Rp 331.000

PPh 21

  • Neto/thn: 109,2jt βˆ’ 8,34jt = 100,86jt
  • PKP: 100,86jt βˆ’ 67,5jt (K/2) = 33,36jt
  • PPh 21/thn: 5% Γ— 33,36jt = 1.668.000
  • PPh 21/bln: Rp 139.000

Take-Home Pay = 9.100.000 βˆ’ 331.000 βˆ’ 139.000 = Rp 8.630.000

Total Labor Cost β‰  Gross Payroll

Owner UMKM sering hanya tahu angka gaji. BPJS Employer = biaya tersembunyi!

Komponen (20 karyawan)Per Bulan
Total Gross PayrollRp 95.000.000
BPJS Kes Employer (4%)Rp 3.800.000
JKK + JKM (0,54%)Rp 513.000
JHT Employer (3,70%)Rp 3.515.000
JP Employer (2%)Rp 1.900.000
Total Labor CostRp 104.728.000

πŸ’‘ BPJS Employer = 10,24% tambahan di atas gross. Setiap Rp 1 ke karyawan, UMKM keluar Rp 1,10. Per tahun: Rp 116 juta+ "tersembunyi." β€” Bu Dian, Moda Indah

Payslip: Individual & Batch

Individual Payslip

  1. Payroll β†’ Payslips β†’ New
  2. Pilih employee + date range
  3. Compute Sheet β†’ breakdown tampil
  4. Review β†’ Validate
  5. Journal entry otomatis terbuat

Batch Payroll πŸ†

  1. Payroll β†’ Payslips β†’ Batch
  2. Create batch semua karyawan
  3. Compute All β†’ semua dihitung
  4. Review sample β†’ Validate All
  5. 20 payslip + 20 journal dalam menit!

Journal Entry otomatis: Debit Biaya Gaji β†’ Kredit Utang Gaji + Kredit Utang BPJS + Kredit Utang PPh 21 β†’ langsung masuk ke Accounting (Bab 8)

πŸ’‘ Tip 10.2

Sekali Benar, 12 Bulan Tenang

Konfigurasi Salary Rules hanya dilakukan sekali, tapi dampaknya berlangsung setiap bulan.

1. Konsultasikan dengan profesional. Akuntan atau HR konsultan yang paham Odoo Indonesia β€” terutama formula Python PPh 21.

2. Uji coba 3–5 karyawan representatif sebelum batch pertama: minimal TK/0 + K/1 + K/2. Hitung manual, bandingkan dengan Odoo.

3. Dokumentasikan konfigurasi. Catat semua Salary Rules + formula + asumsi. Saat regulasi berubah, tim tahu persis field mana yang diupdate.

⚠️ Formula PPh 21 yang salah Γ— 20 karyawan Γ— 12 bulan = potensi kewajiban pajak signifikan. Biaya konsultan jauh lebih kecil dari denda DJP.

⚠️ Warning 10.2

Payroll Pertama Wajib Cross-Check

Sebelum klik Validate pada Batch pertama β€” cross-check manual 2–3 karyawan:

KomponenCara Cek
BPJS Kes EmployeeGross Γ— 1% β€” cocokkan payslip
BPJS JHT EmployeeGaji pokok Γ— 2%
PTKP yang digunakanCocokkan status di Private Info
PPh 21Hitung manual 7 langkah
Take-Home PayGross βˆ’ semua potongan

πŸ’‘ "Lebih baik terlambat 1 hari karena cross-check, daripada validate payslip yang salah dan harus jurnal pembalik di akuntansi."

Mini Quiz Β· 10.6

PPh 21 karyawan TK/0 selalu Rp 0 padahal gaji Rp 4,5 juta. Penyebab?

A. PTKP status salah (misal K/2)
B. Bug di formula Salary Rule
C. NPWP tidak diisi
D. Semua bisa benar

βœ… Jawaban: D β€” Ketiga penyebab bisa menghasilkan PPh 21 = 0. (A) PTKP K/2 = 67,5jt β†’ PKP negatif. (B) Formula Python punya kondisi salah. (C) Konfigurasi tertentu non-aktifkan PPh 21 tanpa NPWP. Investigasi ketiganya!

Section 10.7

Employee Self-Service Portal

Pertanyaan KaryawanSebelum PortalSetelah Portal
"Gaji saya berapa?"WhatsApp HR β†’ HR buka β†’ balasPortal β†’ Payslips β†’ unduh
"Cuti sisa berapa?"WhatsApp HR β†’ HR cek β†’ balasDashboard β†’ Time Off balance
"Slip gaji 3 bulan lalu?"HR print/scan β†’ kirimPortal β†’ filter bulan
"Mau ajukan cuti"Form fisik/WhatsAppPortal β†’ New request

Rollout bertahap: Minggu 1: HR + Manager test β†’ Minggu 2: Semua karyawan + demo 30 min β†’ Bulan 1: Pantau adopsi. Moda Indah: 17/20 aktif dalam 4 minggu.

Studi Kasus

Moda Indah Fashion

Jenis: Retail pakaian & batik modern

Lokasi: Surabaya β€” 2 toko (Tunjungan Plaza & Galaxy Mall)

Skala: 20 karyawan β€” 8/toko + 4 admin pusat

Omzet: Β±Rp 1,2 miliar/tahun

Mix kontrak: 14 PKWT + 6 PKWTT

Mix PTKP: 7 TK/0, 5 K/0, 5 K/1, 2 K/2, 1 K/3

Masalah Utama

  • Payroll 3 hari manual
  • Error 3–4 orang/bulan
  • Dispute cuti 2–3Γ—/bulan
  • BPJS Employer "tak terlihat"
  • Kasir resign karena gaji salah

Before vs After β€” 7 Metrik Kunci

MetrikSebelumSesudah (90 hari)
Waktu payroll3 hari penuh2 jam
Error rate3–4 orang/bulan0 errors
Tracking absensi2 buku fisikDigital, real-time kiosk
Dispute cuti2–3/bulan0 dispute
Slip gajiCetak manual, amplopPortal self-service
Visibilitas labor costTidak adaReal-time dashboard
Kepuasan karyawan6,2/108,1/10

Financial Impact: PTKP 5 karyawan salah bertahun-tahun β†’ koreksi Rp 4,5 juta refund ke karyawan. Pelajaran: investasi data quality di awal > biaya koreksi nanti.

5 Lessons Learned

1. Data karyawan akurat = investasi. "Membersihkan" data 20 karyawan butuh 2 minggu, tapi menghasilkan fondasi solid. Jangan tunda!

2. Kiosk = game-changer multi-outlet. Rekap 2 toko otomatis, "titip absen" tidak mungkin lagi karena badge individual.

3. Payroll config harus diverifikasi ahli. Biaya konsultan Rp 3 juta < biaya salah PPh 21 setahun (Rp 20–30 juta + denda DJP).

4. Portal = transparansi. Karyawan lihat sendiri, angka tidak bisa diperdebatkan β†’ kepercayaan naik.

5. BPJS Employer masuk pricing. 10 karyawan baru = Rp 52jt gross + Rp 5jt BPJS/bln = Rp 57jt labor cost yang harus di-cover revenue.

Integration Map β€” HR & Odoo Modules

Sales (Bab 5)revenue β†’HR & Payroll← costManufacturing (Bab 9)
Accounting (Bab 8)↔ Journal Entries: Biaya Gaji + BPJS + PPh 21
Master Data (Bab 4)β†’ Departments & Org Structure

Payroll adalah jembatan HR β†’ Accounting. Setiap payslip validated = journal entry otomatis. Total Labor Cost mempengaruhi pricing, budgeting, dan profitability analysis.

Rangkuman Bab 10

1. Employee Lifecycle: Recruitment β†’ Onboarding β†’ Operations β†’ Development β†’ Payroll β†’ Offboarding. Fokus UMKM: fase 2, 3, 5.

2. PKWT vs PKWTT: Hak berbeda (pesangon, percobaan). Kontrak di Odoo β†’ history tersimpan, alert sebelum expired.

3. Attendance: 4 metode (manual, self-service, kiosk, mobile). Kiosk ideal multi-outlet. Overtime otomatis dari duration-based work entries.

4. Leave: 5+ tipe cuti UU Indonesia. Mass Allocation di 1 Januari. Approval workflow β†’ balance otomatis.

5. Payroll: BPJS (Kes 1%+4%, TK: JKK+JKM+JHT+JP) + PPh 21 (PTKP β†’ PKP β†’ tarif progresif). Total Employer BPJS β‰ˆ 10,24% extra.

6. Employee Portal: Self-service payslip, cuti, expense β†’ kurangi beban HR, tingkatkan transparansi.

Di Lab Minggu Ini...

Step 1: Konfigurasi HR β€” Departments, Job Positions, Working Hours

Step 2: Employee Records β€” 5 karyawan Moda Indah + Contracts

Step 3: Attendance & Leave β€” Kiosk setup, cuti tahunan, public holidays

Step 4: Payroll β€” Salary Structure, BPJS rules, PPh 21, Batch Payslip

Step 5: Employee Portal β€” Rollout + verifikasi payslip dari sisi karyawan

⚠️ Persiapan: Pastikan Accounting (Bab 8) sudah aktif β€” payroll butuh CoA: Biaya Gaji, Utang Gaji, Utang BPJS, Utang PPh 21.

Referensi

1. UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan & UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja.

2. PP No. 82/2013 tentang BPJS Kesehatan; PMK No. 101/2016 tentang PTKP.

3. BPJS Kesehatan (2024). Iuran BPJS Kesehatan Peserta Penerima Upah.

4. BPJS Ketenagakerjaan (2024). Iuran Jaminan Sosial.

5. Direktorat Jenderal Pajak (2024). PPh 21.

6. Odoo S.A. (2024). Employees, Attendances, Time Off, Payroll, Expenses. Odoo 19.0 Documentation.

⚠️ Tarif BPJS, PTKP, PPh 21 dalam slide ini per Februari 2026. Selalu verifikasi ke sumber resmi sebelum implementasi.

Terima Kasih

Bab 10 β€” Human Resource Management
Mengelola SDM UMKM dengan Payroll Indonesia di Odoo 19

Sistem Informasi Enterprise β€” ERP Odoo 19.0
dengan Real UMKM Partner Program