1
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Minggu 2 · Pertemuan Teori
BAB 1

Pengantar ERP
& Odoo 19

Memahami Transformasi Digital UMKM melalui Enterprise Resource Planning
Sistem Informasi Enterprise · ERP Odoo 19.0 dengan Real UMKM Partner Program
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Agenda Pertemuan
Estimasi 120 menit
  1. Pre-Test — Uji pemahaman awal (10 mnt)
  2. Tujuan & Peta Konsep — Orientasi belajar (10 mnt)
  3. Evolusi Sistem Informasi — Dari isolated ke ERP (20 mnt)
  4. Konsep ERP — Definisi, modul, deployment (20 mnt)
  5. ERP untuk UMKM Indonesia — Peluang & tantangan (15 mnt)
  6. Odoo 19.0 — Platform, fitur baru, arsitektur (15 mnt)
  7. Studi Kasus + Penutup — KSN, rangkuman, preview lab (30 mnt)
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
🧠
Mari Uji Pemahaman Awal!
Tidak ada jawaban benar atau salah. Tujuannya adalah mengaktifkan pengetahuan yang sudah Anda miliki.
📝 Diskusikan 1 menit dengan teman sebangku, lalu bagikan ke kelas.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Pertanyaan 1 / 5
Apa perbedaan mendasar antara software akuntansi (seperti Accurate) dan sistem ERP?
💡 Pikirkan: Accurate hanya mengelola satu fungsi. ERP mengelola apa?
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Pertanyaan 2 / 5
Mengapa ERP disebut "terintegrasi"? Apa yang terintegrasi?
💡 Petunjuk: Bayangkan transaksi penjualan. Departemen mana saja yang perlu tahu?
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Pertanyaan 3 / 5
Kenapa banyak UMKM Indonesia masih pakai Excel atau catatan manual?
💡 Faktor mana yang paling dominan menurut Anda: biaya, pengetahuan, atau kebiasaan?
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Pertanyaan 4 / 5
Berapa kira-kira biaya minimum mengimplementasikan ERP untuk UMKM 10 orang?
💡 Ingat jawaban Anda — kita akan verifikasi setelah mempelajari Odoo 19!
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Pertanyaan 5 / 5
Apakah ERP cocok untuk semua jenis UMKM? Mengapa?
💡 Pertimbangkan: ukuran, kompleksitas proses, dan kesiapan SDM.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Tujuan Pembelajaran
Setelah bab ini, Anda mampu…
  • 🧠 Menjelaskan evolusi sistem informasi dari sistem terisolasi hingga ERP terintegrasi (minimal 3 tahap)
  • 🔍 Mengidentifikasi value proposition ERP untuk UMKM Indonesia (5 manfaat + 3 tantangan)
  • 🔧 Mendeskripsikan arsitektur dan fitur baru Odoo 19.0 (minimal 4 peningkatan vs versi sebelumnya)
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Tujuan Pembelajaran
… dan Anda siap untuk:
  • 💡 Merencanakan roadmap implementasi ERP dengan membuat BRD draft minimal 3 halaman
  • 💡 Melakukan requirement gathering dengan pemilik UMKM mitra (site visit ≥60 menit)
🔗 Hasil BRD minggu ini menjadi fondasi seluruh 12 bab berikutnya di semester ini.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Peta Konsep — BAB 1
Sistem Terisolasi
MRP → MRP II
ERP
Integrated DB
Odoo 19.0
UMKM Indonesia
Implementasi
BRD + Go-Live
📝 Bab ini adalah fondasi konseptual yang digunakan di seluruh 12 bab berikutnya.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Posisi Bab 1 di Dalam Buku
Sebelumnya
Week 1 — Pengenalan mata kuliah & pemilihan UMKM mitra
▶ BAB 1 (Sekarang)
Pengantar ERP & Odoo 19
Fondasi konseptual + BRD Draft
Selanjutnya
Bab 2 — Business Process Modeling (BPMN) untuk memetakan proses UMKM
💡 Bab 1 memberikan "mengapa". Bab 2–13 memberikan "bagaimana".
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
1.1
Seksi 1.1
Evolusi Sistem
Informasi
Dari buku nota & Excel menuju ERP terintegrasi
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Era Sistem Terisolasi (Pre-ERP)
"5 file Excel terpisah… tidak saling terhubung."
Masalah Nyata
  • Duplikasi data — input sama di 3 tempat berbeda
  • Inkonsistensi — stok gudang ≠ catatan keuangan
  • Rekonsiliasi manual — butuh berhari-hari
  • Keterlambatan info — keputusan dari data "basi"
Istilah Kunci
Data Silos — setiap departemen "menyimpan" datanya sendiri, tertutup dari luar
Batch Processing — data diproses sekaligus di akhir hari/pekan, bukan real-time
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Timeline Evolusi — 1960 hingga Kini
1
1960s–70s
Mainframe
Batch processing
2
1970s–80s
MRP
Material planning
3
1980s
MRP II
+ Kapasitas & HR
4
1990s–2000s
ERP On-Premise
SAP R/3, Oracle
5
2010s–kini
Cloud ERP
Odoo SaaS
📝 MRP (Joseph Orlicky/IBM, 1960an) hanya mengelola material. MRP II menambahkan kapasitas & keuangan. ERP mengintegrasikan seluruh fungsi bisnis.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Perhatian & Tips Seksi 1.1
⚠️
Jangan samakan Digitalisasi dengan ERP!
Punya aplikasi kasir di tablet atau Google Sheets bukan berarti sudah ber-ERP. Digitalisasi = kertas → digital. ERP = integrasi semua fungsi bisnis menjadi satu arus data koheren.
💡
Cara mudah ingat MRP vs ERP:
MRP = "otak gudang" (material & jadwal produksi saja). ERP = "otak perusahaan" (gudang + keuangan + SDM + pelanggan dalam satu sistem). Setiap ERP mengandung logika MRP, tapi tidak sebaliknya.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Mini Quiz — 1.1
Urutkan tahapan evolusi sistem informasi bisnis dari paling awal ke paling modern:
A4 → 2 → 5 → 3 → 1    (Mainframe → MRP → MRP II → ERP On-Premise → Cloud ERP)
B2 → 4 → 5 → 1 → 3    (MRP → Mainframe → MRP II → Cloud → On-Premise)
C4 → 2 → 3 → 5 → 1    (Mainframe → MRP → On-Premise → MRP II → Cloud)
D2 → 5 → 4 → 3 → 1    (MRP → MRP II → Mainframe → Cloud → On-Premise)
✅ Jawaban: A — Mainframe (1960an) → MRP (1970an) → MRP II (1980an) → ERP On-Premise (1990an) → Cloud ERP (2010an)
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
1.2
Seksi 1.2
Konsep ERP
Definisi, karakteristik, modul fungsional & model deployment
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Apa Itu ERP?
"Sistem informasi terintegrasi yang mengelola dan mengotomasi proses bisnis inti sebuah organisasi melalui satu database terpusat yang memungkinkan aliran informasi real-time di seluruh unit organisasi."
5 Karakteristik Utama ERP:
  • Integrasi — Satu transaksi penjualan otomatis update stok + tagihan + laporan keuangan
  • Modularitas — Mulai dari modul inti, tambah bertahap
  • Real-time — Data selalu mencerminkan kondisi aktual
  • Standardisasi Proses — Mengandung best practices dari ribuan implementasi global
  • Keterlacakkan — Audit trail lengkap: siapa, kapan, apa yang diubah
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
5 Domain Fungsional ERP
DomainCakupanModul Odoo
Keuangan & AkuntansiGeneral Ledger, A/P, A/R, asetAccounting, Invoicing
Rantai PasokPembelian, gudang, inventarisPurchase, Inventory
Penjualan & CRMProspek, pesanan, penagihanSales, CRM, Point of Sale
SDMKaryawan, payroll, absensiEmployees, Payroll
ProduksiBOM, work order, quality controlManufacturing, Quality
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Model Deployment ERP
On-Premise ❌
  • Biaya awal sangat tinggi
  • Tim IT internal diperlukan
  • Kustomisasi penuh
  • Tidak cocok UMKM
Cloud / SaaS ✅
  • Biaya subscription bulanan
  • Mulai dalam hitungan jam
  • Automatic updates
  • Ideal untuk UMKM
Hybrid ⚠️
  • Kombinasi keduanya
  • Biaya sedang
  • Cocok skala menengah
  • Kompleksitas lebih tinggi
📝 Textbook ini menggunakan Odoo.com SaaS (trial gratis 15 hari) atau instance lab dosen.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Mini Quiz — 1.2
Pernyataan mana yang paling tepat mendeskripsikan sistem ERP?
APerangkat lunak yang mengotomasi satu fungsi bisnis tertentu, seperti akuntansi
BPlatform terintegrasi yang menghubungkan seluruh proses bisnis dalam satu basis data terpusat dengan aliran data real-time
CSistem basis data untuk menyimpan data transaksi keuangan perusahaan
DAplikasi e-commerce yang menghubungkan UMKM dengan pelanggan secara daring
✅ Jawaban: B — Dua kata kunci: integrasi lintas fungsi + satu database terpusat real-time.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
1.3
Seksi 1.3
ERP untuk
UMKM Indonesia
Peluang, tantangan, & strategi transformasi digital
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Profil UMKM Indonesia
66 Juta+
Unit UMKM
97%
Total unit usaha nasional
61%
Kontribusi PDB
97%
Penyerapan tenaga kerja
KategoriKekayaan BersihOmset Tahunan
Usaha MikroMaks. Rp 50 jutaMaks. Rp 300 juta
Usaha Kecil ← Target Buku Ini> Rp 50 jt — Rp 500 jt> Rp 300 jt — Rp 2,5 M
Usaha Menengah> Rp 500 jt — Rp 10 M> Rp 2,5 M — Rp 50 M
Sumber: UU No. 20 Tahun 2008 & Kemenkop-UKM 2024
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Manfaat vs Tantangan ERP untuk UMKM
✅ Manfaat Utama
  • Visibilitas bisnis — dashboard real-time menggantikan 5 Excel
  • Kontrol stok akurat — nol stock-out dengan reorder rules
  • Manajemen arus kas — aging report antisipasi masalah likuiditas
  • Kepatuhan pajak — PPN, PPh, e-faktur otomatis
  • Keputusan berbasis data — margin per produk dalam 3 klik
⚠️ Tantangan & Mitigasi
  • Biaya → Mulai Community Edition dulu
  • Kompleksitas → Pilih modul paling relevan dulu
  • Pelatihan SDM → Role-based training singkat intensif
  • Migrasi data → Alokasi waktu khusus data cleansing
  • Adopsi pengguna → Quick wins di minggu pertama
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Mini Quiz — 1.3
Bengkel sepeda ingin: (a) catat penjualan sparepart, (b) atur stok gudang, (c) tagih pelanggan. Modul Odoo minimum yang tepat?
APoint of Sale + Inventory + Accounting
BSales + Inventory + Accounting
CPurchase + Inventory + Invoicing
DSales + Manufacturing + Accounting
✅ Jawaban: B — Sales (pesanan), Inventory (stok sparepart), Accounting (invoice). POS lebih cocok untuk kasir ritel, bukan bengkel pesanan.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
1.4
Seksi 1.4
Platform
Odoo 19.0
Sejarah, ekosistem, arsitektur & fitur baru
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Dari TinyERP hingga Odoo 19
TahunNama/VersiTonggak Penting
2002TinyERPFabien Pinckaers — proyek open-source perdana dari Belgia
2009OpenERP v5Pergantian nama; antarmuka web pertama
2014Odoo 8Berganti nama menjadi "Odoo"
2015Odoo 9Enterprise Edition diperkenalkan
2021Odoo 15Framework OWL (Odoo Web Library)
2024Odoo 18AI Copilot; WhatsApp native integration
2025Odoo 19AI Agents; arsitektur multi-company disempurnakan
12 juta+ pengguna · 100+ negara · 40.000+ modul komunitas
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Community vs Enterprise Edition
FiturCommunity (Gratis)Enterprise (Berbayar)
Modul Inti (Sales, Inventory, Accounting, CRM)
Modul Lanjutan (Payroll, Barcode, IoT, Sign)
Odoo Studio (kustomisasi tanpa coding)
Odoo.com Hosting (SaaS)
Fitur AI (Odoo 19)❌ Sangat terbatas✅ Penuh
Dukungan ResmiForum komunitas✅ Bug fixing + patches
⚠️ Beberapa fitur di textbook ini (Payroll, Barcode, AI) hanya ada di Enterprise Edition. Tanyakan ke dosen edisi apa yang digunakan di lab.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
What's New — Odoo 19.0
Tema: "Agentic AI" — dirilis Oktober 2025
ModulFitur BaruManfaat untuk UMKM
Seluruh SistemAI AgentsOtomasi tugas repetitif; asisten virtual
AccountingSmart OCR FakturEliminasi input manual nota/faktur
Sales/CRMWhatsApp NativeKomunikasi pelanggan langsung dari Odoo
InventoryBarcode App Mobile-firstStock opname via smartphone
CRMBusiness Card ScanInput prospek dari foto kartu nama
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Arsitektur Teknologi Odoo 19
🖥️
Frontend — OWL
Odoo Web Library (JavaScript), Browser, Mobile App
⚙️
Application — Python 3.10+
Logika bisnis, modul-modul Odoo, ORM
🗄️
Database — PostgreSQL
RDBMS open-source, transaksi ACID, tidak ada data hilang
💡 Python + PostgreSQL + OWL = fondasi yang akan Anda pelajari di mata kuliah ERP Customization semester depan.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Mini Quiz — 1.4
UMKM dengan budget terbatas, tidak punya tim IT, butuh mulai cepat. Model deployment Odoo yang paling tepat?
AOn-Premise (server sendiri)
BOdoo.sh (PaaS — Platform as a Service)
COdoo Online / SaaS (odoo.com) ✅
DCommunity Edition self-hosted di VPS
✅ Jawaban: C — Odoo SaaS (odoo.com): tidak perlu tim IT, mulai dalam jam, biaya subscription bulanan terjangkau.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
1.5
Seksi 1.5
Framework
Implementasi
Critical success factors & roadmap 14 minggu
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Siklus Implementasi ERP — 6 Fase
PP
Fase 1
Project
Preparation
BB
Fase 2
Business
Blueprint (BRD)
R
Fase 3
Realization
(Konfigurasi)
FP
Fase 4
Final Prep
UAT + Training
GL
Fase 5
Go-Live
& Support
PR
Fase 6
Post-Impl.
Review (ROI)
💡 Kegagalan ERP lebih sering disebabkan faktor manusia & organisasi, bukan masalah teknis. (Nah, Lau & Kuang, 2001)
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
6 Critical Success Factors
  1. Komitmen pemilik UMKM — hadir di review mingguan; dorong adopsi karyawan
  2. Manajemen scope — BRD disepakati sejak awal; mekanisme change request formal
  3. Tim yang tepat — 3–4 mahasiswa: PM, Functional Consultant, Data Specialist, Trainer
  4. Kualitas data — alokasi 20–30% waktu untuk data cleansing sebelum migrasi
  5. Pelatihan memadai — 2–3 sesi role-based; quick reference card tersedia
  6. Ekspektasi realistis — komunikasikan learning curve hari pertama
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Studi Kasus
Kopi Seduh Nusantara
Kafe & Coffee Roastery | Jl. Riau, Bandung
8 karyawan · Omset Rp 648 juta/tahun
📝 "Malam itu, 5 tab spreadsheet terbuka di layar — dan tidak satu pun saling terhubung."
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
KSN — 3 Bulan Setelah Go-Live
Sebelum ERP
Akurasi stok bahan baku72%
Frekuensi stock-out2–3×/bulan
Waktu rekap kasir harian2 jam/hari
Tutup buku keuanganH+10
PO formal ke supplier0%
Setelah ERP (Odoo 19)
Akurasi stok bahan baku98% (+26 poin)
Frekuensi stock-out0× (-100%)
Waktu rekap kasir harian12 mnt (-90%)
Tutup buku keuanganReal-time
PO formal ke supplier100% (+100 poin)
Pertumbuhan omset +18% dalam 3 bulan pertama
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Lessons Learned — KSN
  1. Mulai dari pain point, bukan fitur — pastikan 3 pain point terbesar terselesaikan, bukan mengaktifkan modul terbanyak
  2. Data cleaning adalah separuh pekerjaan — Garbage In, Garbage Out selalu berlaku
  3. Identifikasi champion dari dalam — Budi (Head Barista) jadi super user → resistensi menjadi ownership
  4. Parallel run menyelamatkan kepercayaan — 2 minggu jalankan Excel lama & Odoo bersamaan untuk validasi
⚠️ Scope disiplin = profesionalisme. Saat Andi minta integrasi WhatsApp di tengah proyek, tim menolak dengan sopan → masuk "Phase 2". Proyek selesai tepat waktu.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Peta Integrasi Modul — Bab 1 ke Bab Lain
Bab 5
Sales →
Bab 6
Purchase →
Bab 7
Inventory →
BAB 1
Konsep ERP
Odoo 19
Bab 8
Accounting
Bab 4
Master Data
Bab 13
Go-Live
🔗 Konsep ERP & Odoo 19 dari Bab 1 menjadi landasan untuk setiap modul di Bab 4–13.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Rangkuman — 7 Poin Kunci
  • ERP lahir dari evolusi MRP → MRP II → sistem terintegrasi penuh dengan single integrated database
  • Karakteristik utama ERP: integrasi, modularitas, real-time, standardisasi, keterlacakan
  • Cloud ERP mendemokratisasi teknologi — UMKM kini bisa mulai dengan biaya subscription terjangkau
  • 66+ juta UMKM Indonesia; mayoritas masih di Level 1 digital maturity (Excel)
  • Odoo 19.0 = Python + PostgreSQL + OWL + AI Agents; 40.000+ modul komunitas
  • Kegagalan ERP >90% disebabkan faktor manusia, bukan teknis
  • KSN membuktikan: 3 bulan setelah go-live → akurasi stok 72%→98%, waktu rekap -90%
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Di Lab Minggu Ini…
  1. Buat akun Odoo.com trial (15 hari gratis) — pastikan pilih versi 19.0
  2. Eksplorasi antarmuka: menu utama, dashboard, pengaturan bahasa Indonesia
  3. Aktivasi modul awal: Sales, Inventory, Accounting
  4. Mulai BRD Draft untuk UMKM mitra (template disediakan dosen)
Deliverable Lab 1
  • Screenshot akun Odoo aktif
  • BRD Draft minimal 3 halaman
  • Catatan 3 pain point UMKM mitra
⚠️ Jadwal site visit/wawancara UMKM mitra minimal 60 menit harus sudah dikonfirmasi sebelum akhir minggu ini.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
Referensi Utama
  • Davenport, T. H. (1998). Putting the enterprise into the enterprise system. Harvard Business Review, 76(4), 121–131.
  • Klaus, H., Rosemann, M., & Gable, G. G. (2000). What is ERP? Information Systems Frontiers, 2(2), 141–162.
  • Monk, E., & Wagner, B. (2023). Concepts in Enterprise Resource Planning (5th ed.). Cengage Learning.
  • Odoo S.A. (2025). Odoo 19.0 Release Notes & Documentation. odoo.com/documentation/19.0/
  • Kemenkop-UKM. (2024). Perkembangan Data UMKM & UB Tahun 2023–2024. kemenkopukm.go.id
💡 Artikel Davenport (1998) tersedia gratis di repositori akademik. Wajib dibaca sebagai referensi klasik ERP.
Buka
Pre
Dasar
Materi
Kasus
Tutup
🎓
Terima Kasih!
Sistem Informasi Enterprise — ERP Odoo 19.0
dengan Real UMKM Partner Program
BAB 1 ✓
→ BAB 2: BPMN