Pertemuan 13

Analisis Laporan
Keuangan II

Pengantar Rasio Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas (Leverage), Rasio Profitabilitas, dan Integrasi dengan BI Dashboard

Pengantar Akuntansi Keuangan untuk Sistem Informasi

Tikno, ST., M.Kom., MCE.

Pertemuan 13 — Overview

Tujuan Pembelajaran

Mahasiswa mampu menghitung dan menginterpretasikan metrik kesehatan perusahaan untuk kebutuhan Business Intelligence (BI).

13.1 — Pengantar Rasio

Mengapa Rasio, Bukan Angka Absolut?

Rasio keuangan mengubah angka absolut menjadi angka relatif yang memungkinkan perbandingan adil (apples-to-apples) antar perusahaan berbeda ukuran.

🏢

Perusahaan A

Laba Bersih Rp500.000.000

Total Aset Rp2.000.000.000

ROA = 25%
🏗️

Perusahaan B

Laba Bersih Rp2.000.000.000

Total Aset Rp40.000.000.000

ROA = 5%
Insight

Perusahaan A 5× lebih efisien, meskipun labanya 4× lebih kecil secara absolut!

13.1 — Tiga Kategori

Tiga Kategori Rasio Keuangan

💧

Rasio Likuiditas

“Mampu bayar utang jangka pendek?”

Current Ratio

Quick Ratio

Cash Ratio

🏛️

Rasio Solvabilitas

“Seberapa besar bergantung utang?”

DER

DAR

TIE

📈

Rasio Profitabilitas

“Seberapa efisien menghasilkan laba?”

GPM · NPM

ROA · ROE

13.1 — Metode Perbandingan

Tiga Cara Membandingkan Rasio

Metode Penjelasan Contoh
Antar Waktu
Time-Series
Rasio perusahaan yang sama di periode berbeda CR 2023: 2,50 → 2024: 2,60 → 2025: 2,67
Antar Perusahaan
Cross-Sectional
Rasio antar perusahaan di industri yang sama ROE PT ND: 10,3% vs PT CI: 15,6%
Standar Industri
Benchmarking
Rasio terhadap rata-rata industri CR standar: 2,0 — PT ND: 2,67 ✅
13.1 — Data Keuangan

Neraca PT Nusantara Digital

PT Nusantara Digital
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Per 31 Desember 2025
ASET
Kas dan Setara KasRp1.200.000.000
Piutang UsahaRp1.600.000.000
PersediaanRp400.000.000
Total Aset LancarRp3.200.000.000
Aset Tetap & Tidak BerwujudRp4.800.000.000
TOTAL ASETRp8.000.000.000
 
LIABILITAS & EKUITAS
Total Liabilitas LancarRp1.200.000.000
Utang Jangka PanjangRp2.000.000.000
Total LiabilitasRp3.200.000.000
Total EkuitasRp4.800.000.000
TOTAL LIABILITAS & EKUITASRp8.000.000.000
13.1 — Data Keuangan

Laba Rugi PT Nusantara Digital

PT Nusantara Digital
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2025
PendapatanRp6.200.000.000
Harga Pokok Penjualan(Rp3.348.000.000)
Laba KotorRp2.852.000.000
Total Beban Operasional(Rp2.100.000.000)
Laba Operasional (EBIT)Rp752.000.000
Beban Bunga(Rp120.000.000)
Laba Sebelum PajakRp632.000.000
Beban Pajak (22%)(Rp139.040.000)
Laba BersihRp492.960.000
13.2 — Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas

Mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.

💡 Analogi SI

Rasio likuiditas = health check pada server. Apakah ada cukup resource (RAM, CPU) untuk menangani request yang sedang berjalan?

Current Ratio
Paling Longgar
Quick Ratio
Menengah
Cash Ratio
Paling Ketat
13.2 — Current Ratio

Current Ratio (Rasio Lancar)

Formula Current Ratio = Aset Lancar ÷ Liabilitas Lancar
Perhitungan PT ND
= Rp3.200.000.000 ÷ Rp1.200.000.000
= 2,67 kali
Interpretasi

Setiap Rp1 utang jangka pendek dijamin oleh Rp2,67 aset lancar.

Standar: 1,5 – 3,0 ✔ Sehat
13.2 — Quick Ratio

Quick Ratio (Rasio Cepat)

Formula Quick Ratio = (Aset Lancar − Persediaan) ÷ Liabilitas Lancar
Perhitungan PT ND
= (Rp3.200.000.000 − Rp400.000.000) ÷ Rp1.200.000.000
= Rp2.800.000.000 ÷ Rp1.200.000.000
= 2,33 kali
Interpretasi

Mengeluarkan persediaan — “Jika persediaan tidak bisa dijual cepat, masih cukup?”

Standar: 1,0 – 2,0 ✔ Di atas standar
13.2 — Cash Ratio

Cash Ratio (Rasio Kas)

Formula Cash Ratio = Kas dan Setara Kas ÷ Liabilitas Lancar
Perhitungan PT ND
= Rp1.200.000.000 ÷ Rp1.200.000.000
= 1,00 kali
Interpretasi

Hanya menghitung kas murni — “Berapa yang bisa dibayar sekarang juga?”

Standar: 0,5 – 1,0 ✔ Kuat
13.2 — Spektrum Keketatan

Spektrum Keketatan Rasio Likuiditas

Paling Longgar   ◀────────────────────▸   Paling Ketat

Current Ratio

Kas + Piutang + Persediaan
÷ Liabilitas Lancar
2,67
Memasukkan semua aset lancar sebagai jaminan utang jangka pendek

Quick Ratio

Kas + Piutang
÷ Liabilitas Lancar
2,33
Mengeluarkan persediaan — “Jika tidak bisa dijual cepat, masih cukup?”

Cash Ratio

Kas saja
÷ Liabilitas Lancar
1,00
Hanya menghitung kas — “Berapa yang bisa dibayar sekarang juga?”
13.2 — Ringkasan

Ringkasan Rasio Likuiditas PT Nusantara Digital

Rasio Nilai Standar Evaluasi
Current Ratio 2,67 1,5 – 3,0 ✔ Sehat
Quick Ratio 2,33 1,0 – 2,0 ✔ Di atas standar
Cash Ratio 1,00 0,5 – 1,0 ✔ Kuat
✅ Kesimpulan Likuiditas

PT Nusantara Digital memiliki posisi likuiditas yang sangat baik — mampu memenuhi seluruh kewajiban jangka pendek dari kas murni saja.

13.3 — Rasio Solvabilitas

Rasio Solvabilitas (Leverage)

Mengukur seberapa besar perusahaan bergantung pada utang dan kemampuan membayar kewajiban jangka panjang.

⚠️ Pedang Bermata Dua

Leverage (utang) bisa mempercepat pertumbuhan, tetapi juga meningkatkan risiko kebangkrutan. Kunci: keseimbangan.

DER

Proporsi utang vs modal sendiri

DAR

Proporsi aset dibiayai utang

TIE

Kemampuan bayar bunga dari laba operasional

13.3 — DER

Debt to Equity Ratio (DER)

Formula DER = Total Liabilitas ÷ Total Ekuitas
Perhitungan PT ND
= Rp3.200.000.000 ÷ Rp4.800.000.000
= 0,67
Interpretasi

Setiap Rp1 modal sendiri menanggung Rp0,67 utang. Komposisi: 40% utang : 60% ekuitas.

Standar: 0,5 – 2,0 ✔ Leverage moderat
13.3 — DAR & TIE

DAR dan Times Interest Earned

DAR — Debt to Asset Ratio Total Liabilitas ÷ Total Aset
= Rp3.200.000.000 ÷ Rp8.000.000.000
= 0,40 (40%)

40% aset dibiayai utang — ✔ Sehat

Standar: 0,3 – 0,6

TIE — Times Interest Earned EBIT ÷ Beban Bunga
= Rp752.000.000 ÷ Rp120.000.000
= 6,27×

Laba operasional menutup bunga 6× lipat✔ Sangat aman

Standar: ≥ 3,0×

13.3 — Ringkasan

Ringkasan Rasio Solvabilitas PT Nusantara Digital

Rasio Nilai Standar Evaluasi
DER 0,67 ≤ 2,0 ✔ Moderat
DAR 0,40 0,3 – 0,6 ✔ Sehat
TIE 6,27× ≥ 3,0× ✔ Sangat aman
✅ Kesimpulan Solvabilitas

PT Nusantara Digital memiliki struktur permodalan yang konservatif — utang terkendali, dan kemampuan bayar bunga sangat kuat (6,27× lipat).

13.4 — Rasio Profitabilitas

GPM dan NPM — Margin Laba

GPM — Gross Profit Margin Laba Kotor ÷ Pendapatan × 100%
= Rp2.852.000.000 ÷ Rp6.200.000.000
= 46,0%

⚠ Di bawah industri (55%)

HPP terlalu tinggi: 54% dari pendapatan

NPM — Net Profit Margin Laba Bersih ÷ Pendapatan × 100%
= Rp492.960.000 ÷ Rp6.200.000.000
= 8,0%

⚠ Di bawah industri (14%)

Hanya Rp8 laba per Rp100 pendapatan

13.4 — Rasio Profitabilitas

ROA dan ROE — Efisiensi Sumber Daya

ROA — Return on Assets Laba Bersih ÷ Total Aset × 100%
= Rp492.960.000 ÷ Rp8.000.000.000
= 6,2%

⚠ Di bawah industri (10%)

Setiap Rp100 aset hanya menghasilkan Rp6,2 laba

ROE — Return on Equity Laba Bersih ÷ Total Ekuitas × 100%
= Rp492.960.000 ÷ Rp4.800.000.000
= 10,3%

⚠ Di bawah industri (15%)

Investor mengharapkan ≥ 15% dari modal yang ditanam

13.4 — Ringkasan

Ringkasan Rasio Profitabilitas PT Nusantara Digital

Rasio Nilai Standar Industri Evaluasi
GPM 46,0% ≥ 55% ⚠ Di bawah
NPM 8,0% ≥ 14% ⚠ Di bawah
ROA 6,2% ≥ 10% ⚠ Di bawah
ROE 10,3% ≥ 15% ⚠ Minimal
⚠️ Kesimpulan Profitabilitas

Seluruh rasio profitabilitas di bawah rata-rata industri. Penyebab utama: HPP terlalu tinggi (54%) vs standar industri 45%. Perlu investigasi efisiensi operasional.

13.1–13.4 — Ringkasan Gabungan

Seluruh Rasio PT Nusantara Digital (2025)

Kategori Rasio Nilai Evaluasi
LikuiditasCurrent Ratio2,67✔ Sehat
Quick Ratio2,33✔ Di atas standar
Cash Ratio1,00✔ Kuat
SolvabilitasDER0,67✔ Moderat
DAR0,40✔ Sehat
TIE6,27×✔ Sangat aman
ProfitabilitasGPM46,0%⚠ Di bawah industri
NPM8,0%⚠ Di bawah industri
ROA6,2%⚠ Di bawah industri
ROE10,3%⚠ Minimal
13.5 — Integrasi BI Dashboard

Rasio Sebagai KPI di Dashboard

Setiap rasio keuangan menjadi satu KPI widget di dashboard eksekutif — dipantau secara real-time dengan threshold otomatis.

📊

At-a-Glance

KPI terlihat dalam 3 detik pertama

🎯

Kontekstual

Target & standar selalu ditampilkan bersama

🔍

Drill-Down

Klik KPI untuk detail data pendukung

🔔

Alert Otomatis

Notifikasi jika rasio melampaui threshold

💡 Less is More

Pilih 5–7 KPI utama yang paling relevan. Dashboard dengan 50 rasio justru tidak informatif.

13.5 — Dashboard Visual

Financial KPI Dashboard — PT Nusantara Digital

Periode: 31 Desember 2025

Current Ratio
2,67
Target: ≥ 2,0
Quick Ratio
2,33
Target: ≥ 1,0
Cash Ratio
1,00
Target: ≥ 0,5
DER
0,67
Target: ≤ 1,5
DAR
0,40
Target: ≤ 0,6
TIE
6,27×
Target: ≥ 3,0×
GPM
46,0%
Target: ≥ 50%
NPM
8,0%
Target: ≥ 14%
ROE
10,3%
Target: ≥ 15%
⚠️ ALERT: 4 rasio profitabilitas di bawah target

Rekomendasi: Investigasi kenaikan HPP dan efisiensi operasional.

Studi Kasus

Perbandingan: PT ND vs PT Digitama Solusi

Rasio PT Nusantara Digital PT Digitama Solusi Lebih Baik
Current Ratio2,671,90PT ND
Quick Ratio2,331,60PT ND
Cash Ratio1,000,40PT ND
DER0,671,00PT ND
TIE6,27×4,18×PT ND
GPM46,0%56,0%PT Digitama
ROE10,3%13,2%PT Digitama
💡 Paradoks Leverage

PT Digitama menggunakan lebih banyak utang (DER 1,00 vs 0,67) tetapi menghasilkan ROE lebih tinggi — inilah efek leverage. Tidak ada jawaban “benar atau salah” — tergantung profil risiko investor.

Rangkuman

Rangkuman Pertemuan 13

Persiapan

Pertemuan 14

Sepanjang Pertemuan 1–13, kita telah mempelajari siklus akuntansi secara manual. Pertemuan berikutnya: seluruh proses ini diotomatisasi.

💻

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Otomatisasi siklus akuntansi dari jurnal hingga laporan

⚙️

Enterprise Resource Planning (ERP)

Integrasi seluruh proses bisnis dalam satu sistem

Pertanyaan refleksi: Proses manual mana yang paling membutuhkan otomatisasi?